Butterfly Style

Gaya kupu-kupu atau Butterfly merupakan salah satu dari empat gaya renang yang diperlombakan dalam Kejuaraan atau olimpiade renang.

Renang Bikin Anak Cerdas

Menurut Robyn Jorgensen, guru besar Universitas Griffith yang juga kepala penelitian ini, sejumlah kemampuan anak-anak yang dilatih berenang sejak dini muncul lebih cepat dibanding anak-anak lainnya.

Renang Merupakan Olahraga Yang Disebutkan Nabi Dalam Hadistnya

Mengajar anak Anda untuk berenang dan mendorong ia untuk berenang secara teratur dapat memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan dan keselamatannya.

Kolam Renang Indoor Salsabila

Kolam renang Salsabila adalah tempat utama untuk privat, karena ada jadwal putrinya, tempatnya juga bersih dan nyaman.

Jogja Swimming Course

Tempatnya les privat renang muslim dan muslimah yogyakarta.

Betulkah Renang Merupakan Sunnah?


Dalam sebuah hadis Rasulullah Saw yang menyinggung dan memerintah para orangtua untuk mengajari anak-anak kita pada tiga jenis olah raga yakni berkuda,memanah dan berenang. Di antara hadits itu berbunyi sebagai berikut :

كُلُّ شَئْ ٍلَيْسَ فِيْهِ ذِكْرُ اللهِ فَهُوَ لَهْوٌ وَلَعِبٌ إِلاَّ أَرْبَعٌ مُلاَعَبَةُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ وَتَأْدِيْبُ الرَّجُلِ فَرَسَهُ وَمَشْيُهُ بَيْنَ الْغَرْضَيْنِ وَتَعْلِيْمُ الرَّجُلِ السِّبَاحَةَ

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,“Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (HR. An-Nasa’i).


Perkataan Umar Bin Khattab :

عَلِّمُوا أَوْلاَدَكُم السِّبَاحَةَ وَالرِّمَايَةَ وَرُكُوْبَ الخَيْلِ

Umar bin Al-Khattab berkata,"Ajari anak-anakmu berenang, memanah dan naik kuda". 




Hadits sejenis juga ada, yaitu yang menyebutan keharusan mengajarkan anak kita berenang. Namun para ulama mengatakan bahwa hadits itu bermasalah. Hadits itu adalah :

عَنْ أَبِي رَافِعِ قَالَ قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللهِ أَلِلْوَلَدِ عَلَيْنَا حَقٌّ كَحَقِّناَ عَلَيْهِمْ ؟ قاَلَ : نَعَمْ حَقُّ الوَلَدِ عَلىَ الوَالِدِ أَنْ يُعَلِّمَهُ الكِتَابَةَ وَالسِّبَاحَةَ وَالرَّمْيَ

Dari Abi Rafi', dia bertanya,"Ya Rasulullah, apadaha ada kewajiban atas kita terhadap anak kita, sebagaimana kewajiban anak kepada kita?". Rasulullah SAW menjawab,"Ya, hak anak atas ayahnya adalah diajarkan membaca, berenang dan memanah". 


Kalau kita perhatikan teks hadits di atas, Rasulullah Saw menyebutkan bahwa mengajarkan renang bukan termasuk perbuatan yang sia-sia, sebagaimana beberapa perbuatan lainnya. Hanya saja beliau tidak secara langsung memerintahkan, apalagi mencontohkan dalam bentuk perbuatan. Renang adalah olah raga yang memerlukan air cukup banyak,padahal kondisi di Arab saat itu adalah gurun pasir yang sulit menemukan air,apalagi untuk berenang. Lalu apa manfaat berenang sendiri bagi anak-anak? Berikut uraiannya ditinjau dari segi kesehatan:

Mengajar anak Anda untuk berenang dan mendorong ia untuk berenang secara teratur dapat memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan dan keselamatannya. Terutama pada hari yang panas, berenang adalah cara untuk tetap tenang sambil mendorong tingkat yang sehat aktivitas fisik dan sosial. Mengajari anak-anak berenang dapat mempromosikan gaya hidup aktif dan sehat sepanjang tahun. Berenang juga memberikan latihan yang lebih efektif daripada beberapa kegiatan lainnya.

1.Keselamatan
Menurut kidshealth.org, tenggelam adalah penyebab utama kedua kematian bagi anak-anak yang berusia antara usia 5 hingga 24 tahun. Dengan mengajarkan anak untuk berenang, dia tidak akan hanya menjadi perenang kuat, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga di dalam air. Pengalaman ini sangat mengurangi risiko keadaan darurat jika anak tidak sengaja jatuh di kolam renang,selokan air atau saat bermain di pantai.

2.Kesehatan Fisik
Menurut 24hourfitness.com, berenang adalah latihan kardiovaskular yang sangat baik yang mempromosikan jantung dan paru-paru kesehatan, meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas, meningkatkan stamina dan bahkan meningkatkan keseimbangan dan postur. Selain itu, berenang adalah cara untuk mencegah obesitas saat masih anak-anak atau setelah dewasa.Berenang juga menempatkan sedikit ketegangan pada sendi dan jaringan ikat daripada bentuk-bentuk lain dari latihan.

3.Kesehatan Emosional
Seperti dilaporkan livestrong.com, mendorong anak untuk berenang juga dapat meningkatkan kesehatan mental dan emosional. Dengan melakukan renang secara teratur anak akan dapat mengontrol emosinya, mengingat selama dalam aktivitas berenang harus dilakukan dengan kondisi santai dan bagai. Renang kurang baik jika dilakukan dalam kondisi marah atau emosi tinggi. Daya apung alami air lebih santai daripada jenis lain dari latihan.

Selain itu dari beberapa riset juga menemukan bahwa orang cenderung untuk berolahraga untuk waktu yang cukup lama saat berenang. Berenang juga dapat meningkatkan mood secara keseluruhan baik fisik maupun psikisnya serta akan membantu memerangi depresi. Manfaat lain dari berenang khususnya saat masih belajar akan mendekat anak-anak dengan orangtua,karena saat belajar anak akan lebih besar bergantung pada orangtua,seperti perasaan takut tenggelam dan sebagainya. Namun yang harus diperhatikan adalah saat belajar renang ditempat umum aurat harus tetap dijaga dan tidak boleh terlihat yang bukan mahkram kita.

Dengan dalil-dalil di atas, umumnya para ulama sampai kepada kesimpulan bahwa pada dasarnya hukum berenang adalah sesuatu yang mubah, bukan termasuk sunnah apalagi kewajiban.
Namun hukum mubah ini masih tergantung kepada tujuan dan tata caranya. Bila tujuan dan tata caranya sesuai dengan ketentuan syariah, hukumnya bisa menjadi mustahab atau sunnah. Sebaliknya bila tujuan atau tata cara yang dipakai bertentangan atau berseberangan dengan ketentuan syariah, hukumnya bisa berubah menjadi makruh, bahkan sampai ke tingkat haram.

Renang Bikin Anak Cerdas


Tak ada ruginya mengajari anak berenang sejak dini. Bahkan, orang tua bisa terkaget-kaget melihat kemajuan si anak setelah rutin melakukan olahraga air tersebut. Hal itu pula yang dialami Rizky Nurul Wachidah saat menceritakan perkembangan yang dialami putrinya, Laila Cahaya Jatmiko. “It’s amazing. Benar-benar luar biasa,” kata Rizky.

Sejak anaknya berusia 4 bulan, perempuan 29 tahun itu telah melatih Laila berenang. Awalnya, kebiasaan itu dilakukan sebulan sekali. Tapi, setelah Laila berusia 1 tahun, kegiatan itu dilakukan seminggu tiga kali. Manfaatnya, Laila yang kini berusia 17 bulan jadi lebih lincah dibanding anak seusianya. “Dia sudah bisa naik-turun tangga, padahal anak-anak teman saya yang usianya sama baru belajar berjalan,” kata Rizky.

Ihwal manfaat berenang pada anak usia dini baru-baru ini dibuktikan secara ilmiah. Tim peneliti dari Griffith Institute for Educational Research, Australia, menyatakan belajar berenang pada usia dini membuat anak meraih perkembangan lebih cepat pada area kognitif, fisik, dan bahasa. Lihat juga: Perenang Termuda di Dunia Berusia 9 Bulan.

Dalam studi tersebut, tim melakukan survei pada 7.000 orang tua yang mempunyai anak di bawah usia 5 tahun. Penelitian berlangsung lebih dari tiga tahun dengan partisipan berasal dari Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Peneliti memberi daftar perkembangan anak dan meminta para orang tua mengidentifikasi perkembangan anak mereka.

Untuk mencegah adanya kemungkinan bias orang tua dalam penelitian, tim peneliti juga mengobservasi 180 anak berusia 3-5 tahun dalam penelitian. Jumlah partisipan tersebut membuat penelitian ini menjadi studi paling komprehensif di dunia tentang anak-anak terkait dengan renang.

Menurut Robyn Jorgensen, guru besar Universitas Griffith yang juga kepala penelitian ini, sejumlah kemampuan anak-anak yang dilatih berenang sejak dini muncul lebih cepat dibanding anak-anak lainnya. “Banyak dari kemampuan-kemampuan itu yang membantu mereka menuju masa transisi dalam pembelajaran formal, seperti masa pra-sekolah dan masa sekolah,” kata Robyn, sebagaimana dilansir situs Medical News Today pada pertengahan November lalu.

Robyn menambahkan, hasil penelitian menunjukkan perbedaan kecerdasan antara anak-anak yang berpartisipasi dalam renang dan mereka yang tidak adalah signifikan. Ini terlepas dari latar belakang sosial-ekonomi orang tua.

Berdasarkan penelitian, dua grup dengan sosial-ekonomi tertinggi menunjukkan hasil tes yang lebih baik dibanding dua grup dengan sosial-ekonomi lebih rendah. Namun, keempat grup tersebut mempunyai nilai yang lebih baik dibanding populasi normal. Peneliti juga menyatakan, tidak ada perbedaan hasil terkait dengan perbedaan jenis kelamin. Artinya, renang mempunyai nilai manfaat yang sama antara laki-laki dan perempuan.

Seperti diprediksi sebelumnya oleh para peneliti, anak-anak yang ikut ambil bagian dalam kegiatan renang pada usia dini mencapai perkembangan fisik yang lebih cepat. Peneliti juga terkejut, bahwa anak-anak tersebut secara signifikan mempunyai kemampuan visual-motorik yang lebih baik. Kemampuan tersebut di antaranya menggunting kertas, mewarnai, menggambar, serta membuat bentuk benda.

Bukan hanya itu, anak-anak yang diajari berenang sejak dini juga punya skor yang lebih tinggi dalam tugas-tugas yang berhubungan dengan hitung-hitungan. Mereka juga punya ekspresi oral yang lebih baik. Ekspresi oral adalah kemampuan untuk berbicara dan menjelaskan sesuatu. Kemampuan yang diraih secara lebih cepat ini kelak akan menguntungkan si anak pada usia berikutnya.

Artikel by TEMPO.CO, Jakarta

Renang Gaya Kupu Kupu (Butterfly)




Gaya kupu-kupu atau Butterfly merupakan salah satu dari empat gaya renang yang diperlombakan dalam Kejuaraan atau olimpiade renang . Karena gerakan kakinya, gaya ini juga dikenal sebagai gaya lumba-lumba/dolphin.
Gaya ini merupakan kombinasi dari gaya dada/gaya katak. Dengan posisi dada menghadap ke bawah, kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah, lalu ke belakang, dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan di atas permukaan air. Pada saat tarikan tangan ke belakang, kedua belah kaki secara bersamaan menekan ke bawah. Gerakan kaki dan tangan ini dilakukan untuk mendorong badan bergerak ke depan (atau ke atas permukaan air untuk mengambil nafas). Pada saat kepala masuk kembali ke dalam air, tangan mengikuti masuk, dan kaki kembali menekan ke bawah. Gerakan kaki naik-turun menyerupai gerakan sirip ekor lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air. Berbeda dari gaya lainnya yang umumnya mudah dikuasai, perenang pemula memerlukan waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki dalam gaya kupu-kupu. Sebagian besar pemula juga menganggap gaya kupu-kupu sebagai gaya tersulit untuk dipelajari. Dibandingkan ketiga gaya berenang lainnya, teknik gerakan yang buruk dalam gaya kupu-kupu tidak dapat ditutupi dengan besarnya tenaga yang dikeluarkan perenang.

Dibandingkan gaya renang lainnya, berenang gaya kupu-kupu memerlukan kekuatan yang besar dari perenang. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Gaya kupu-kupu adalah gaya renang terbaru dalam pertandingan renang. Perenang gaya kupu-kupu pertama kali ikut dalam lomba renang pada tahun 1933.

Cara Praktis Belajar Renang Gaya Kupu-kupu (Butterfly)

1.  Posisi Tubuh
Pada renang gaya kupu-kupu, tubuh mengambang dalam posisi telungkup hampir sejajar di bawah permukaan air. Posisi ini dipertahankan mulai dari kepala, bahu, pinggang, hingga kaki. Kedua lengan berada di atas kepala dan garis permukaan air tepat di atas alis mata. Posisi tubuh harus diatur sedatar mungkin dengan air untuk memperkecil hambatan.

2.  Teknik Dasar Renang Gaya Kupu-Kupu
Dalam renang gaya kupu-kupu, terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, antara lain gerakan tungkai, gerakan lengan, dan pengambilan napas.

a.  Gerak Tungkai
Gerak tungkai pada renang gaya kupu-kupu dilakukan dengan cambukan kaki ke atas dan ke bawah. Cambukan ke atas merupakan gerak recovery, yaitu dengan menggerakkan kaki ke atas hingga ke permukaan air. Cambukan dilakukan dua kali untuk satu putaran lengan gaya kupu-kupu. Cambukan ke bawah dimulai dengan melentingkan pinggang, lutut diluruskan, dan kedua kaki dicambukkan dengan cepat ke bawah. Kelenturan pada sendi pergelangan kaki dan sendi lutut sangat menentukan hasil cambukan ke bawah.

b.  Gerak Lengan
Gerak lengan pada gaya kupu-kupu diawali dengan memasukkan kedua lengan ke dalam air. Gerakan lengan dilakukan dengan cara-cara berikut.

1. Menangkap (catch)
    Setelah masuk ke dalam air, lengan digerakkan keluar, lalu dilanjutkan dengan gerak menangkap. Gerak ini bersamaan dengan gerak cambukan ke bawah yang pertama.
2. Meraih (down sweep)
    Setelah gerak menangkap, gerak pergelangan tangan dan siku-siku sedikit membengkok ke bawah lalu keluar dan meraih air.
3. Menarik (insweep)
    Tangan ditarik ke dalam dan ke belakang di bawah kepala dekat badan.
4. Mendorong (upsweep)
    Gerakan ini dilakukan di akhir gerak menarik dengan mendorong lengan ke belakang dan mengeluarkan lengan dari air.
5. Pemulihan (recovery)
    Pemulihan dilakukan setelah melakukan gerakan mendorong. Caranya, yaitu dengan mengangkat siku ke atas permukaan air dan memutar sendi bahu untuk memindahkan lengan ke depan.


c.  Teknik Pengambilan Napas
Cara pengambilan napas pada renang gaya kupu-kupu dilakukan dengan mengangkat kepala ke arah depan dengan menonjolkan bahu ke depan. Gerakan pengambilan napas dilakukan pada saat kaki melakukan  tendangan ke bawah dan lengan mendorong ke belakang untuk keluar dari air.

3.  Bentuk Latihan Renang Gaya Kupu-Kupu
Untuk menguasai  renang gaya kupu-kupu, perlu dilakukan latihan yang mencakup gerakan lengan, gerakan tungkai, dan cara pengambilan napas.

Latihan renang gaya kupu-kupu dapat dilakukan dalam beberapa cara berikut. Lakukan setiap latihan dengan pengawasan dari guru Anda.

a.  Latihan 1 
Latihan ini bertujuan untuk melatih fleksibilitas atau kelenturan sendi-sendi pinggang dan pergelangan kaki. Berikut ini langkah-langkahnya.

1. Posisi badan telungkup dan berpegangan pada dinding kolam.
2. Posisikan badan dengan melentingkan pinggang.
3. Gerakkan pinggang ke atas dan ke bawah dengan menggerakkan kaki naik turun.
4. Pergelangan kaki diluruskan dan bersiap melakukan cambukan ke bawah.

b.  Latihan 2
Latihan ini berguna untuk melatih gerakan tungkai pada renang gaya kupu-kupu. Caranya, yaitu sebagai berikut.

1. Kedua lengan memegang papan luncur dalam posisi lurus.
2. Lakukan gerak meluncur tubuh.
3. Lakukan gerak cambukan tungkai ke atas dan ke bawah untuk menghasilkan cambukan yang baik


c.  Latihan 3
Latihan ini ditujukan untuk melatih gerak lengan pada renang gaya kupu-kupu. Ikuti petunjuk berikut sebagai panduan.

1. Berdiri di pinggir kolam.
2. Jepitlah papan luncur  dengan kedua paha.
3. Lakukan gerak luncuran.
4. Kemudian, lakukan latihan gerak lengan gaya kupu-kupu tanpa bantuan gerak tungkai.

Mengapa Harus Jogja Swimming Course


Sekarang ini banyak lembaga, tempat pelatihan, tempat kursus renang yang tidak mengacu pada syari'at islam, percampuran dengan lawan jenis, pakaian renang yang tidak menutup aurot, dan jadwal les renang yang bersamaan dengan waktu sholat biasanya kurang diperhatikan oleh pembimbing.
Muslim Swimming adalah pilihan yang tepat untuk anda yang ingin belajar berenang, dengan pelatih yang handal dan tentunya muslim, mampu memberikan pelatihan dengan metode yang menyenangkan dan mudah diterima. insya alloh anda akan dapat berenang dengan beberapa style dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Tahap-tahap latihan renang
1. Bersahabat dulu dengan air
2. Bersahabat dengan gerakan
3. Berlatih pernafasan
4. Menyamakan gerakan dengan pernafasan
5. Insya Alloh anda sudah mampu berenang

Style yang dipelajari :
1. Freestyle ( Gaya Bebas )
2. Backstroke ( Gaya Punggung )
3. Breaststroke ( Gaya Dada )
4. Butterfly ( Gaya Kupu-kupu )

Manfaat Olahraga Renang Bagi Kesehatan



Mengapa renang merupakan olahraga yang paling baik diantara olahraga-olahraga yang lain?
karena renang memiliki manfaat yang paling banyak dibanding olahraga yang lain, Manfaat olahraga renang diantaranya :

1. Menyehatkan paru-paru
Profesor Jeremy Barnes menuturkan olahraga tertentu bisa membuat seseorang jauh lebih baik dalam mengangkut dan menggunakan oksigen. Olahraga yang paling tepat adalah renang karena mampu meningkatkan volume darah sehingga lebih banyak oksigen yang masuk kedalam paru-paru dan otot serta lebih efisien dalam pelepasan karbon dioksida.

2. Menghilangkan stres
Coba anda rasakan saat anda masuk kedalam air, anda rasakan gerakannya, air mampu menenangkan fikiran anda, apalagi ketika anda berenang dengan santai, anda akan merasakan bahwa fikiran anda kembali segar. penasaran buktikan saja...

3. Meningkatkan pembentukan otot dan memperkuat otot tubuh
4. Membakar banyak lemak
5. Memperkuat otot panggul bagi ibu hamil

Pandangan Olahraga Renang Menurut Islam


Rosululloh SAW bersabda " Ajarilah anak-anak kamu berenang serta memanah serta ajarilah menjahit terhadap anak wanitamu.
renang merupakan olahraga yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. selain itu olahraga renang juga tidak mengenal usia, dari balita, anak-anak, orang tua, dan bahkan ibu hamil sangat dianjurkan untuk berenang.

Berenang merupakan olahraga yang sangat dianjurkan dan diperbolehkan oleh islam dengan beberapa ketentuan:
1. Menutup Aurot
Bagi Perempuan / Ahwat sekarang sudah ada baju renang sulbi atau baju renang syar'i yang didesign agak longgar dan menutup dada, dan bagi laki-laki ada baju renang lengan panjang yang menutup anggota badan yang termasuk aurot.
2. Tidak bercampur dengan lain jenis
kita tidak perlu khawatir karena saat ini banyak sekali kolam renang khusus muslim dan muslimah. dan banyak sekali kolam renang yang memisahkan jadwal antara laki-laki dan perempuan.
3. Jangan Lupa Sholat tentunyaa hihi
karena keasyikan kadang lupa mengerjakan sholat, jadi saya sarankan kalo renang ambil waktu-waktu yang longgar misalnya pukul 08.00-10.00 atau pukul 12.30-14.30 atau pukul 15.30-17.30